Langsung ke konten utama

Waspada! Bahaya Mencabut Bulu Hidung



Bagi Anda yang merasa memiliki kebiasaan mencabut bulu hidung sepertinya harus mulai berpikir untuk menghentikan kebiasaannya tersebut.

Kebiasaan mencabut bulu hidung ternyata dapat berpotensi menimbulkan luka dan bisul di dalam hidung.

Bisul ini terasa sangat nyeri sehingga seringkali membuat penderita tidak dapat tidur dengan nyenyak.

Selain itu, dikatakan pula bahwa luka yang diakibatkan oleh tindakan mencabut bulu hidung tersebut dapat menjadi sumber infeksi dan peradangan ke otak. Hal ini terkait oleh struktur anatomi hidung di mana terdapat pembuluh darah di area jembatan hidung (nasal bridge) yang langsung menuju otak, dan akan berkumpul dengan berbagai pembuluh darah balik lainnya.

Hal ini ditenggarai berbahaya, ada area di dalam hidung yang berhubungan langsung dengan menjalar ke otak.

Dikutip dari KlikDokter, daerah dari area jembatan hidung (nasal bridge) hingga sudut mulut dinamakan “segitiga kematian” atau “triangle of death” karena infeksi di tempat tersebut dapat langsung menjalar ke otak dan menyebabkan gumpalan di sinus kavernosus.

Dengan alasan yang sama, kita sebaiknya menghindari segala bentuk intervensi yang melibatkan area segitiga tersebut, termasuk tindakan mencabut bulu hidung.

Bulu hidung sebaiknya dibiarkan tumbuh sesuai adanya, karena fungsinya sebagai filter bagi partikel-partikel kecil yang terhisap ke lubang hidung. Manfaat bulu hidung akan terasa saat kita berada di ruangan yang sangat berdebu.

Tubuh umumnya langsung merespons adanya partikel kecil yang terhisap hidung dengan cara bersin.

Jika kita tidak memiliki bulu hidung, maka partikel tersebut akan masuk ke dalam saluran napas yang dapat berdampak negatif pada kesehatan.

Bagaimanapun, jika dirasa mengganggu, Anda dapat sedikit merapikan bulu hidung Anda menggunakan gunting kecil yang khusus didesain untuk memotong bulu di dalam lubang hidung Anda.

Namun tetap perlu diperhatikan agar bulu hidung tidak dipotong terlalu pendek dan sisa potongannya tidak masuk ke dalam hidung.

Sumber : sebarkanlah.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keluar Madzi Saat Shalat, Apakah Batal?

Madzi adalah cairan bening, tidak terlalu kental, tidak berbau, keluarnya tidak memancar, setelah keluar tidak menimbulkan efek lemas, dan tidak disertai orgasme. Keluar ketika syahwat naik, berkeinginan untuk jimak atau membayangkan hubungan badan. Demikian keterangan an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim, 3/213. Madzi termasuk cairan najis dan membatalkan wudhu. Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan, كُنْتُ رَجُلاً مَذَّاءً وَكُنْتُ أَسْتَحْيِى أَنْ أَسْأَلَ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- لِمَكَانِ ابْنَتِهِ فَأَمَرْتُ الْمِقْدَادَ بْنَ الأَسْوَدِ فَسَأَلَهُ فَقَالَ « يَغْسِلُ ذَكَرَهُ وَيَتَوَضَّأُ ». “Saya adalah lelaki yang sering keluar madzi. Aku malu untuk bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena posisi putrinya sebagai istriku. Lalu aku suruh Miqdad bin Aswad untuk bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda, “Cuci kemaluannya, dan ulangi wudhunya.” (HR. Ahmad 616, Bukkhari 269, dan Muslim 721) Berdasarkan hadi...

Kisah Kematian Raja Namrud Karena Seekor..

Raja Namrud merupakan raja yang berkuasa pada masa Nabi Ibrahim, raja ini terkenal sangat sombong dan keji terhadap rakyatnya khususnya kepada Nabi Ibrahim yang telah menyerukan bahwa raja Namrud tidak sehebat Tuhan yang dimiliki Nabi Ibrahim yaitu Allah, kisah kematian raja Namrud karena seekor nyamuk merupakan salah satu pelajaran berharga bagi setiap manusia yang sombong dan menentang adanya Allah sang Maha pencipta alam semesta. Bagaimana kisah kematian raja Namrud ini? Inilah Kisah Kematian Raja Namrud Karena Seekor Nyamuk Raja Namrud merupakan raja yang menguasai wilayah Mesopotamia dan memiliki kekuasaan yang sangat hebat. Sejarah Raja Namrud atas kekejaman dan kesombongannya telah terkenal di seluruh penjuru bangsa babilonia dan bahkan dirinya telah mengaku sebagai Tuhan karena dapat memberikan kehidupan kepada orang lain dengan perintahnya. Jika seseorang yang dihukum kemudian raja Namrud mengampuninya maka dia telah memberikan kesempatan hidup kepada orang lain, sedangkan jik...

Tips Menawan dan Stylish dengan Hijab Syari

Tips menawan dan stylish dengan hijab syari - Di masa sekarang berbagai berntuk dan model hijab memang banyak bertebaran. Namun hanya sebagian yang memenuhi syarat menutup aurat sesuai syariat islam. Hijab syari adalah model hijab yang menutup bagian-bagian yang memang harus dan wajib ditutupi sesuai syariat agama.. Namun hijab syari sering disebut sebagai hijab yang ketinggalan jaman dan tidak fashinable oleh beberapa kalangan . Padahal model hijab syari yang identic dengan kerudung panjang yang serba lebar ini bisa juga terlihat fashionable dan stylish . Jadi untuk para ukhti yang mengenakan hijab syari namun tetap bisa terlihat menawan dan stylish silahkan ya lihat tips berikut … 1.Warna Pastel Membuat Tampilan Semakin Cantik dan Manis Untuk ukhti yang memakai atau ingin mencoba model hijab syar’I, pilihlah warna gamis atau khimar dengan warna pastel atau warna-warna lembut. Warna pastel ini akan membuat penampilan ukhti menjadi semakin cantik, dan warna nya yang lembut membuat ukht...